<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>CuEcUeTs</title>
	<atom:link href="http://kucuybucuy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kucuybucuy.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2009 04:12:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kucuybucuy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>CuEcUeTs</title>
		<link>http://kucuybucuy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kucuybucuy.wordpress.com/osd.xml" title="CuEcUeTs" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kucuybucuy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MAcaM&#8211;mAcAm KaNkEr</title>
		<link>http://kucuybucuy.wordpress.com/2009/05/10/macam-macam-kanker/</link>
		<comments>http://kucuybucuy.wordpress.com/2009/05/10/macam-macam-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 08:29:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kucuybucuy</dc:creator>
				<category><![CDATA[4. KeSeHaTaN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kucuybucuy.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Kanker Leher Rahim Dr. Yohanes Riono Dept of Surgery Holywood Hospital. Tentu anda sudah tak asing lagi dengan istilah kanker servik (Cervical Cancer), atau kanker pada leher rahim. Benar, sesuai dengan namanya, kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kucuybucuy.wordpress.com&amp;blog=7002263&amp;post=126&amp;subd=kucuybucuy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;">Kanker Leher Rahim</span></h1>
<p align="center"><span style="color:#ff99cc;">Dr. Yohanes Riono<br />
Dept of Surgery Holywood Hospital.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-127" title="serviks" src="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/ser.jpeg?w=120&#038;h=93" alt="serviks" width="120" height="93" />Tentu anda sudah tak asing lagi dengan istilah kanker servik (Cervical Cancer), atau kanker pada leher rahim. Benar, sesuai dengan namanya, kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada servik uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur, tetapi bukti statistik menunjukan bahwa kanker leher rahim dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20 sampai 30 tahun.<br />
Memang istilah &#8220;kanker&#8221; sendiri sudah pasti memberi kesan menakutkan dan menyeramkan. Laksana seorang terpidana menerima hukuman mati.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Bagaimana pula dengan kanker leher rahim?</strong><br />
Apakah juga sama menakutkannya dengan beberapa kanker lainnya?<br />
Menurut para ahli kanker, kanker leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang paling dapat dicegah dan paling dapat disembuhkan dari semua kasus kanker. Tetapi, biarpun demikian, di wilayah Australia barat saja, tercatat sebanyak 85 orang wanita didiagnosa positif terhadap kanker leher rahim setiap tahun. Dan pada tahun 1993 saja, 40 wanita telah tewas menjadi korban keganasan kanker ini.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Bagaimanakah kanker leher rahim terjadi?</strong><br />
Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker. Selama jeda tersebut, pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker. Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut &#8220;<strong>Pap smear test</strong>&#8220;, sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim.<br />
Memang Pap smear test adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim. Test ini ditemukan pertama kali oleh Dr. George Papanicolou, sehingga dinamakan Pap smear test. Pap smear test adalah suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat perubahan-perubahan yang terjadi dari sel tersebut. Perubahan sel-sel leher rahim yang terdeteksi secara dini akan memungkinkan beberapa tindakan pengobatan diambil sebelum sel-sel tersebut dapat berkembang menjadi sel kanker.<br />
Test ini hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Dalam keadaan berbaring terlentang, sebuah alat yang dinamakan spekulum akan dimasukan kedalam liang senggama. Alat ini berfungsi untuk membuka dan menahan dinding vagina supaya tetap terbuka, sehingga memungkinkan pandangan yang bebas dan leher rahim terlihat dengan jelas. Sel-sel leher rahim kemudian diambil dengan cara mengusap leher rahim dengan sebuah alat yang dinamakan spatula, suatu alat yang menyerupai tangkai pada es krim, dan usapan tersebut dioleskan pada obyek-glass, dan kemudian dikirim ke laboratorium patologi untuk pemeriksaan yang lebih teliti.<br />
Prosedur pemeriksaan Pap smear test mungkin sangat tidak menyenangkan untuk anda, tetapi tidak akan menimbulkan rasa sakit. Mungkin anda lebih memilih dokter wanita untuk prosedur ini, tetapi pada umumnya para dokter umum dan klinik Keluarga Berencana dapat dimintai bantuan untuk pemeriksaan Pap smear test. Usahakanlah melakukan Pap smear test ini pada waktu seminggu atau dua minggu setelah berakhirnya masa menstruasi anda. Jika anda sudah mati haid, Pap smear test dapat anda lakukan kapan saja. Tetapi jika kandung rahim dan leher rahim telah diangkat atau dioperasi (hysterectomy atau operasi pengangkatan kandung rahim dan leher rahim), anda tidak perlu lagi melakukan Pap smear test karena anda sudah terbebas dari resiko menderita kanker leher rahim. Pap smear test biasanya dilakukan setiap dua tahun sekali, dan lebih baik dilakukan secara teratur. Hal yang harus selalu diingat adalah tidak ada kata terlambat untuk melakukan Pap smear test. Pap smear test selalu diperlukan biarpun anda tidak lagi melakukan aktifitas seksual.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Bagaimanakah Tanda-tanda Kanker Serviks?</strong><br />
Perubahan awal yang terjadi pada sel leher rahim tidak selalu merupakan suatu tanda-tanda kanker. Pemeriksaan Pap smear test yang teratur sangat diperlukan untuk mengetahui lebih dini adanya perubahan awal dari sel-sel kanker. Perubahan sel-sel kanker selanjutnya dapat menyebabkan perdarahan setelah aktivitas sexual atau diantara masa menstruasi.<br />
Jika anda mendapatkan tanda-tanda tersebut, sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Adanya perubahan ataupun keluarnya cairan (discharge) ini bukanlah suatu hal yang normal, dan pemeriksaan yang teliti harus segera dilakukan walaupun anda baru saja melakukan Pap smear test. Biarpun begitu, pada umumnya, setelah dilakukan pemeriksaan yang teliti, hasilnya tidak selalu positip kanker.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Pengobatan </strong><br />
Seperti pada kejadian penyakit yang lain, jika perubahan awal dapat dideteksi seawal mungkin, tindakan pengobatan dapat diberikan sedini mungkin. Jika perubahan awal telah diketahui pengobatan yang umum diberikan adalah dengan:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Pemanasan</strong>,      diathermy atau dengan sinar laser. </span></li>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Cone biopsi</strong>,      yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim, termasuk sel      yang mengalami perubahan. Tindakan ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih      teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan.      Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#ff99cc;">Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker, dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi, maka untuk penyembuhan, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Operasi</strong>,      yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus      beserta leher rahimnya. </span></li>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Radioterapi</strong> yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan      secara internal maupun eksternal. </span></li>
</ol>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Resiko untuk terserang kanker:</strong><br />
Setiap wanita yang pernah melakukan hubungan seksual mempunyai resiko terhadap kanker leher rahim. Sel-sel leher rahim mungkin mengalami perubahan sehingga sangat diperlukan melakukan Pap smear test secara teratur (baik yang telah ataupun yang belum pernah mendapatkan Pap smear test). Demikian juga bagi anda yang merokok kemungkinan untuk mendapatkan kanker leher rahim sangat besar.<br />
Dijumpainya Human Papilloma Virus (HPV) sering diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan yang abnormal dari sel-sel leher rahim.<br />
Memiliki pasangan seksual yang berganti-ganti atau memulai aktifitas seksual pada usia yang sangat muda juga memperbesar resiko kemungkinan mendapat kanker leher rahim.<br />
Apa yang harus anda lakukan untuk menghindari kanker leher rahim ?<br />
Yang pertama, jika anda pernah melakukan hubungan seksual anda harus melakukan Pap smear test secara teratur setiap dua tahun dan ini dilakukan sampai anda berusia 70 tahun. Pada beberapa kasus mungkin dokter menyarankan untuk melakukan Pap smear test lebih sering.<br />
Hal yang ke dua adalah melaporkan adanya gejala-gejala yang tidak normal seperti adanya perdarahan, terutama setelah coitus (senggama).<br />
Hal yang ke tiga adalah tidak merokok. Data statistik melaporkan bahwa resiko terserang kanker leher rahim akan menjadi lebih tinggi jika wanita merokok.<br />
Dengan melakukan beberapa tindakan yang dapat memperkecil resiko tersebut, mudah-mudahan kita dijauhkan dari kejadian kanker leher rahim ini. Semoga.<br />
Dapatkah anda membayangkan, bagaimanakah perasaan anda jika mengetahui hasil pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; anda memberikan hasil abnormal? Tentulah anda akan merasa kuatir dan cemas, manakala anda mendapati bahwa hasil pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; anda abnormal. Tetapi janganlah terlalu cemas dahulu, karena tidak semua penampakan sel-sel yang abnormal tersebut berarti kanker. Memang &#8216;Pap Smear&#8217; dapat mendeteksi kelainan-kelainan perubahan sel-sel leher rahim secara dini. Paradigma yang harus diingat adalah semakin awal ditemukannya kelainan-kelainan pada pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217;, maka akan semakin mudah pula diatasi masalahnya.<br />
Apakah artinya jika &#8216;Pap Smear&#8217; anda abnormal.<br />
Hasil &#8216;Pap Smear&#8217; dikatakan abnormal jika sel-sel yang berasal dari leher rahim anda ketika diperiksa di bawah mikroskop akan memberikan penampakan yang berbeda dengan sel normal. Kejadian ini biasanya terjadi 1 dari 10 pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217;. Beberapa faktor yang dapat memberikan indikasi diketemukannya penampakan &#8216;Pap Smear&#8217; yang abnormal adalah:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Unsatisfactory &#8216;Pap Smear&#8217;</strong><br />
Pada kasus ini, berarti pegawai di Lab tersebut tidak bisa melihat sel-sel      leher rahims anda dengan detail sehingga gagal untuk membuat suatu laporan      yang komprehensive kepada dokter anda. Jika kasus ini menimpa anda      sebaiknya anda datang lagi untuk pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; pada waktu yang      akan ditentukan oleh dokter anda. </span></li>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Jika ada infeksi atau inflamasi</strong><br />
Kadang-kadang pada pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; memberikan penampakan      terjadinya inflamasi. Ini berarti bahwa sel-sel di dalam leher rahims      mengalami suatu iritasi yang ringan sifatnya. Memang kadang-kadang      inflamasi dapat kita deteksi melalui pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217;, biarpun kita      tidak merasakan keluhan-keluhan karena tidak terasanya gejala klinis yang      ditimbulkannya. Sebabnya bermacam-macam. Mungkin telah terjadi infeksi      yang dikarenakan oleh bakteri, atau karena jamur&#8217;. Konsultasikan dengan      dokter anda mengenai masalah ini beserta pengobatannya jika diperlukan.      Tanyakan kapan anda harus menjalani &#8216;Pap Smear&#8217; lagi. </span></li>
<li><span style="color:#ff99cc;"><strong>Atypia atau Minor Atypia</strong><br />
Yang dimaksud dengan keadaan ini adalah jika pada pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217;      terdeteksi perubahan-perubahan sel-sel leher rahims, tetapi sangat minor      dan penyebabnya tidak jelas. Pada kasus ini, biasanya hasilnya dilaporkan      sebagai &#8216;atypia&#8217;. Biasanya terjadinya perubahan penampakan sel-sel      tersebut dikarenakan adanya peradangan, tetapi tidak jarang pula karena      infeksi virus. Karena untuk membuat suatu diagnosa yang definitif tidak      memungkinkan pada tahap ini, dokter anda mungkin akan merekomendasikan      anda untuk menjalani pemeriksaan lagi dalam waktu enam bulan. Pada      umumnya, sel-sel tersebut akan kembali menjadi normal lagi. Jadi, adalah      sangat penting bagi anda untuk melakukan &#8216;Pap Smear&#8217; lagi untuk memastikan      bahwa kelainan-kelainan yang tampak pada pemeriksaan pertama tersebut      adalah gangguan yang tidak serius. Jika hasil pemeriksaan menghasilkan      hasil yang sama maka anda mungkin disarankan untuk menjalani kolposkopi.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Apakah kolposkopi itu?</strong><br />
Kolposkopi adalah suatu prosedur pemeriksaan vagina dan leher rahims oleh seorang dokter yang berpengalaman dalam bidang tersebut. Dengan memeriksa permukaan leher rahims, dokter akan menentukan penyebab abnormalitas dari sel-sel leher rahims seperti yang dinyatakan dalam pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217;. Cara pemeriksaan kolposkopi adalah sebagai berikut: dokter akan memasukkan suatu cairan kedalam vagina dan memberi warna saluran leher rahims dengan suatu cairan yang membuat permukaan leher rahims yang mengandung sel-sel yang abnormal terwarnai.. Kemudian dokter akan melihat kedalam saluran leher rahims melalui sebuah alat yang disebut kolposkop. Kolposkop adalah suatu alat semacam mikroskop binocular yang mempergunakan sinar yang kuat dengan pembesaran yang tinggi.<br />
Jika area yang abnormal sudah terlokalisasi, dokter akan mengambil sampel pada jaringan tersebut (melakukan biopsi) untuk kemudian dikirim ke lab guna pemeriksaan yang mendetail dan akurat. Pengobatan akan sangat tergantung sekali pada hasil pemeriksaan kolposkopi anda.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;"><strong>Bagaimanakah dengan aktifitas seksual anda?</strong><br />
Pada tahap ini, anda tidak perlu kuatir dengan aktifitas seksual anda. Anda tidak perlu absen melakukan aktifitas seksual hanya karena pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; anda positip, karena keadaan kanker atau pre-kanker yang anda derita tidak mungkin ditularkan kepada suami anda. Tetapi jika sedang dalam pengobatan penyembuhan, sebaiknya tanyakanlah kepada dokter anda kapan anda dapat melakukan hubungan sanggama lagi dan seberapa seringnya hubungan tersebut.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Perlukah dilakukan pemeriksaan lanjutan sesudah selesainya pengobatan?<br />
Pemeriksaan lanjutan sesudah selesainya masa pengobatan adalah mutlak diperlukan untuk mendapatkan kepastian bahwa area yang telah diobati telah sembuh sama sekali. Biarpun metode pengobatan yang anda dapatkan sangat efektif, sel-sel yang abnormal kadang-kadang dapat kambuh lagi, bahkan dapat berkembang dengan derajat keparahan yang lebih tinggi. Jadi deteksi dini adalah hal yang sangat esensial sekali. Selama dua tahun pertama masa pengobatan anda, anda disarankan untuk menjalani pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Jika setelah tiga kali pemeriksaan berturut-turut hasil &#8216;Pap Smear&#8217; anda normal, ini berarti anda telah dapat dinyatakan sembuh, dan anda dapat melakukan pemeriksaan &#8216;Pap Smear&#8217; tersebut setiap tahun sekali secara kontinyu.</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">Australia, 21 Desember 1999<br />
Yohanes Riono</span></p>
<p><span style="color:#ff99cc;">GoogLe</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#99cc00;"><strong><span style="font-size:x-large;">KANKER PAYUDARA</span></strong></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Kanker merupakan buah dari perubahan sel yang mengalami  pertumbuhan tidak normal dan tidak terkontrol.  Peningkatan jumlah sel tak  normal ini umumnya membentuk benjolan yang disebut tumor atau kanker.   Tidak semua tumor bersifat kanker.  Tumor yang bersifat kanker disebut <span style="text-decoration:underline;"> tumor ganas</span>, sedangkan yang bukan kanker disebut <span style="text-decoration:underline;">tumor jinak</span>.  <strong>Tumor jinak</strong> biasanya merupakan gumpalan lemak yang terbungkus dalam suatu  wadah yang menyerupai kantong, sel tumor jinak tidak menyebar ke bagian lain  pada tubuh penderita.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Lewat aliran darah maupun sistem getah bening, sering  sel-sel tumor dan racun yang dihasilkannya keluar dari kumpulannya dan menyebar  ke bagian lain tubuh.  Sel-sel yang menyebar ini kemudian akan tumbuh  berkembang di tempat baru, yang akhirnya membentuk segerombolan sel tumor ganas  atau kanker baru.  Proses ini disebut <strong>metastasis.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Kanker payudara termasuk diantara penyakit kanker yang  paling banyak diperbincangkan karena keganasannya yang seringkali berakhir  dengan kematian.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Kanker payudara akan memperlihatkan kekhasannya dalam  menyerang penderitanya.  Kedanasan kanker ini ditunjukkannya dengan  menyerang sel-sel nomal isekitarnya, terutama sel-sel yang lemah.  Sel  kanker ajan tumbuh pesat sekali, sehingga payudara penderita akan membesar tidak  seprti biasanya.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Sambil menyerang sel-sel normal disekitarnya, kanker juga  memproduksi racun dan melepas sel-sel kanker dari induknya yang pecah.   Racun dan sel-sel kanker itu akan menyebar bersama aliran darah.  Karenanya  kerap kita mendapati kanker yang tumbuh di tempat lain sebagai hasil  metastasisnya.  Pada kanker yang parah seringkali terjadi pendarahan</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Di Indonesia jumlah penderita kanker payudara menduduki  tingkat kedua setelah kanker mulut rahim.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Mengapa seseorang terkena kanker, jawabnya TIDAK TAHU<br />
Tetapi secara medis bisa dikatakan bahwa seseorang berpeluang terkena kanker   karena karsinogen, daya tahan tubuh dan aspek psikis.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Sel kanker itu terus menerus berkembang dan tidak bisa  mati.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Sel kanker itu tidak bisa kembali normal (irreversible).</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Cara pengobatannya : dengan pembedahan, penyinaran, dan  terapi kimia.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Peluang sembuh dari sakit kanker relatif amatlah kecil.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Gejala-gejala yang Menandakan Adanya Serangan Kanker<br />
</span></strong> yang umum dapat dilihat dan dirasakan:<br />
1.  Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin  lama benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan<br />
2.  Bentuk, ukuran atau berat salah satu payudara berubah<br />
3.  Timbul benjolan kecil dibawah ketiak<br />
4.  Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting susu<br />
5.  Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk<br />
6.  Bentuk atau arah puting berubah, misalnya puting susu tertekan ke dalam</span></p>
<table id="AutoNumber1" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><span style="color:#ff6600;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Kanker sebagai Sel yang Abnormal</span></strong><br />
Kanker payudara muncul sebagai akibat sel-sel yang abnormal terbentuk pada      payudara dengan kecepatan tidak terkontrol dan tidak beraturan.       Sel-sel tersebut merupakan hasil mutasi gen dengan perubahan-perubahan      bentuk, ukuran maupun fungsinya, sebagaimana sel-sel tubuh kita yang asli.<br />
Mutasi gen ini dipicu oleh keberadaan suatu bahan asing yang masuk ke dalam      tubuh kita, diantaranya pengawet makanan, vetsin, radioaktif, oksidan, atau      karsinogenik yang dihasilkan oleh tubuh sendiri secara alamiah.  Tetapi      yang terakhir ini sangat jarang terjadi karena secara alamiah tubuh kita      mampu menetralkan zat karsinogenik yang dihasilkan oleh tubuh.<br />
Bersama aliran darah dan aliran getah bening, sel-sel kanker dan racun-racun      yang dihasilkannya dapat menyebar ke seluruh tubuh kita seperti tulang,      paru-paru, dan liver tanpa disadari oleh penderita.  Karenanya tidak      mengherankan jika pada penderita kanker payudara ditemukan benjolan di      ketiak atau benjolan kelenjar getah bening lainnya.  Bahkan muncul pula      kanker pada liver dan paru-paru sebagai kanker metastasisnya.       Penderita sering batuk yang tak kunjung sembuh atau sesak napas yang      berkepanjangan.</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ff6600;">Ketika kita dinyatakan oleh dokter positif terkena kanker,  reaksi yang pertama kali muncul adalah rasa takut yang luar biasa dan putus asa,  apalagi jika kanker tersebut sudah masuk dalam stadium lanjut.  Sebaiknya  rasa takut yang berlebihan ini harus dihindari, karena rasa takut ini dapat  melemahkan kita secara psikis yang akhirnya dapat menurunkan kekebalan tubuh  atau daya immunitas yang secara alamiah ada dalam tubuh.  Sikap pasrah dan  mulai memahami kanker berikut cara pengobatan yang ingin dilakukan, akan sangat  membantu dalam penanganan penyakit kanker ini.</span></p>
<table id="AutoNumber2" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><span style="color:#ff6600;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Pencegahan</span></strong><br />
Kanker payudara dapat dicegah dengan cara:<br />
1.  Hindari penggunaan BH yang terlalu ketat dalam waktu lama<br />
2.  HIndari banyak merokok dan mengkonsumsi alkohol<br />
3.  Lakukan pemeriksaan payudara sendiri, setiap bulan<br />
4.  Hindari terlalu banyak terkena sinar-x atau jenis-jenis radiasi      lainnya<br />
5.  Jaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran segar.       Sebaiknya sering mengkonsumsi kedelai serta produk olahannya, seperti tahu,      tempe, dan susu kacang kedelai, sebab kedelai mengandung phyto estrogen,      yaitu genistein,  yang bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya      kanker payudara<br />
6.  Lakukan olahraga secara teratur<br />
7.  Hindari terlampau banyak makan makanan berlemak tinggi<br />
8.  Atasi stress dengan baik, misalnya lewat relaksasi dan meditasi<br />
9.  Makanlah lalap kunir puti (temu mangga) lebih kurang dua ruas jari      setiap hari</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ff6600;">Rasa Nyeri luar biasa pada penyakit kanker yang  berkepanjangan merupakan salah satu penderitaan yang harus ditanggung oleh  penderita penyakit kanker.  Penanganan rasa nyeri ini, dalam dunia  kedokteran modern ternyata merupakan salah satu masalah yang paling sulit  diatasi.  Dari pengamatan, kesulitan penanganan masalah rasa nyeri tersebut  disebabkan oleh adanya faktor subyektif dan psikologis.  Disamping itu  sebagian obat yang digunakan untuk menanggulangi nyeri dapat menyebabkan  ketergantungan terhadap obat itu dan memicu penyakit aterogenik.</span></p>
<table id="AutoNumber3" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Yang paling beresiko terserang      penyakit kanker payudara</strong></span>, yaitu:<br />
1.  Jika dalam keluarga ada penderita kanker payudara<br />
2.  Mendapat haid pertama pada usia sangat muda, atau terlambat      mengalami manepause<br />
3.  Tidak pernah menyusi anak<br />
4.  Kegemukan<br />
5.  Tidak pernah melahirkan anak<br />
6.  Pernah mendapat terapi hormon<br />
7.  Pernah mendapat radiasi pada payudara</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ff6600;">Hasil studi, menemukan adanya sedikit penurunan resiko  serangan kanker payudara pada wanita pre-menopause yang paling lama menyusui  anaknya.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Bahan-bahan yang Diduga Pemicu Kanker</strong></span>.<br />
Pemicu kanker pada dasarnya BELUM DIKETAHUI secara pasti, namun terdapat  bahan-bahan yang diduga sebagai pemicu kanker.  Bahan-bahan yang dimaksud  disebut <strong>karsinogenik</strong>.<br />
Bahan-bahan yang masuk dalam kelompok karsinogen yaitu:<br />
1.  Senayawa kimia, seperti aflatoxin B1, ethionine, saccarin, asbestos,  nikel, chrom, arsen, arang, tarr, asap rokok, dan oral kontrasepsi.<br />
2.  Faktor fisik, seperti radiasi matahari, sinar -x, nuklir, dan  radionukleide.<br />
3.  Virus, seperti RNA virus (fam. retrovirus), DNA virus (papiloma virus,  adeno virus, herpes virus), EB virus<br />
4.  Iritasi kronis dan inflamasi kronis dapat berkembang menjadi kanker<br />
5. Kelemahan genetik sel-sel pada tubuh, sehingga memudahkan munculnya kanker.<br />
</span></p>
<table id="AutoNumber4" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Stadium Kanker Payudara</strong></span><br />
Pada kanker payudara ada stadium dini (0, 1 dan 2) serta stadium lanjut (3      dan 4).  <strong>Stadium 0</strong> berarti sel kanker ada pada lapisan kelenjar      susu atau saluransusu tetapi belum menyebar ke jaringan lemak sekitarnya.       Pada <strong>stadium 1 dan 2, </strong>kanker telah menyebar dari kelenjar susu atau      saluran susu ke jaringan terdekat disekitarnya.  Pada stadium 2      kadang-kadang kanker telah mulai mengganggu kelenjar getah bening<strong>.       Stadium 3 </strong>boleh dibilang kanker payudara dalam stadium lanjut lokal,      dimana garis tengah tumor telah lebih dari dua inci dan seringkali telah      menyebar ke kelenjar getah bening dekat payudara.  Pada <strong>stadium 4</strong> kanker telah bermetastasis, artinya kanker telah menyebar dari payudara dan      kelenjar getah bening di sekitar ketiak, ke bagian lain tubuh seperti tulang,      hati, paru dan otak.</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color:#ff6600;">Kanker pada payudara itu bisa membengkak dan pecah, kalau  sudah begini bau busuk dan anyir akan keluar dari buah dada.  Keluhan lain  adalah sesak nafas karena kanker menekan paru-paru.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Larangan atau Pantangan Penderita Kanker Payudara.<br />
</strong></span>Jika kita sudah terserang kanker payudara, kita harus menghindari atau  mengurangi asupan konsumsi beberapa jenis makanan.  Karena ada kalanya  makanan atau minuman tertentu akan memacu pertumbuhan sel abnormal, termasuk  kanker payudara.  Ada diantaranya yang mengandung zat tumbuh yang jika  diasup akan merangsang pembesaran kanker.  Ada pula yang mengandung  karsinogenik akibat proses pengawetan.  Dan ada pula yang jika dikonsumsi  akan mengurangi efek kerja obat dalam tubuh.<br />
Beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan untuk menghindari atau dikurangi  konsumsinya:<br />
1.  Tauge<br />
2.  Vetsin<br />
3.  Tape<br />
4.  Es<br />
5.  Cabai<br />
6.  Kurangi garam<br />
7.  Lengkeng<br />
8.  Alkohol<br />
9.  Nenas<br />
10. Sawi putih<br />
11. Daging merah<br />
12. Rokok<br />
13. Nangka<br />
14. Durian<br />
15. Soft drink<br />
16. Kangkung<br />
17. Ikan asin </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Anjuran dalam Masa Pengobatan Kanker Payudara</strong></span>.<br />
Terdapat beberapa bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin.   Konsumsinya boleh hanya satu jenis bahan saja atau campuran dari beberapa bahan.   Jika kita sedang terserang kanker payudara, dianjurkan untuk meminum jus  bahan-bahan makanan berikut, lakukan dua kali satu gelas setiap hari.<br />
1.  Wortel<br />
2.  Lobak<br />
3.  Pisang raja<br />
4.  Belimbing manis<br />
5.  Seledri<br />
6.  Brokoli<br />
7.  Kubis<br />
8.  Apel<br />
9.  Bawang putih<br />
Minum juga susu kedelai setengah gelas, lakukan dua kali sehari, atau konsumsi  selalu 100 gram tempe setiap hari.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Aneka Sayuran Hijau Pencegah Kanker:<br />
1.  Buncis<br />
2.  Daun singkong<br />
3.  Kacang panjang<br />
4.  Daun pepaya</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">Menurut Dr. Vivi K. Tjahjadi, dari Karyasari, obot untuk  kanker payudara adalah rebusan sambiloto, kunir putih, rumput mutiara dan keladi  tikus, diminum pagi siang dan sore.  Ramuan ini jika diminum 12 hari,  lambat laun rasa nyeri akan berangsur hilang dan benjolan juga hilang.   Payudara akan kembali seperti semula tanpa rasa sakit.  Dengan minum ramuan  ini kanker payudara berpeluang benar-benar sembuh.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">google</span></p>
<h1 class="firstHeading" style="text-align:center;"><span style="color:#ff00ff;">Kanker hati</span></h1>
<p><span style="color:#3366ff;">Sampai detik ini, tidak ada satu pun dokter yang dapat <img class="alignright size-thumbnail wp-image-128" title="hati" src="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/hati.jpg?w=141&#038;h=150" alt="hati" width="141" height="150" />memastikan apa yang menyebabkan seseorang menderita kanker. Beberapa ahli hanya bisa menemukan atau mengira ngira faktor resiko yang kemungkinan besar menyebabkan seseorang menderita kanker.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Segala sesuatu yang meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker disebut dengan faktor resiko, sedangkan sesuatu yang menurunkan kemungkinan menderita kanker disebut faktor protektif. Beberapa faktor resiko kanker bisa dihindari, namun banyak pula yang tidak bisa dihindari sama sekali.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Salah satu faktor resiko yang bisa dihindari misalnya kebiasaan merokok sedangkan yang tidak bisa dihindari misalnya faktor genetik atau keturunan. Kedua faktor ini sama sama merupakan faktor resiko terjadinya kanker namun hanya kebiasaan merokoklah yang bisa dihindari.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Pencegahan terhadap kanker disini adalah suatu tindakan yang berupaya untuk menghindari segala sesuatu yang menjadi faktor resiko terjadinya kanker dan memperbesar faktor protektif untuk mencegah kanker.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Meskipun beberapa faktor resiko dapat dihindari bukan berarti anda akan seratus persen terbebas dari kanker. Sebaliknya orang yang hidupnya penuh dengan faktor resiko kanker belum tentu mereka akhirnya akan menderita kanker. Setiap individu mempunyai keunikan atau sensitifitas yang berbeda beda terhadap kanker. Maka dari itu ada baiknya anda selalu berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan informasi yang pas guna mencegah terjadinya kanker.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Prinsip utama pencegahan kanker hati adalah dengan melakukan skrining kanker hati sedini mungkin. Informasi yang pas dan tepat mengenai cara melakukan skrining dan informasi lainnya bisa dengan mudah anda dapatkan pada dokter keluarga anda.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Kanker hati atau sering disebut dengan kanker hepatoselular adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada sel atau jaringan hati. Kanker ini bukan merupakan hasil metastase dari kanker yang terjadi pada organ lain.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Hati merupakan salah satu organ terbesar yang terdapat pada tubuh manusia. Terletak pada perut kanan atas dan dilindungi sebagian oleh tulang rusuk. Hati memiliki fungsi penting terutama dalam metabolisme makanan menjadi energi serta sebagai organ penyimpan darah.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Beberapa faktor resiko terjadinya kanker hepatoselular atau kanker hati adalah :</span></p>
<ul>
<li><span style="color:#3366ff;">Seks. Laki laki lebih rentan terkena kanker hati bila dibandingkan dengan perempuan. Hal ini mungkin ada hubungannya dengan faktor genetik. </span></li>
<li><span style="color:#3366ff;">Hepatitis atau radang hati. Hepatitis B dan C kronis merupakan faktor resiko yang paling utama terjadinya kanker hati. Resiko akan meningkat bila seseorang menderita kedua hepatitis secara bersamaan. </span></li>
<li><span style="color:#3366ff;">Sirosis Hati. Orang dengan sirosis hati mempunyai kemungkinan menderita kanker hati yang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak. </span></li>
<li><span style="color:#3366ff;">Gangguan metabolisme. Beberapa ganguan metabolisme dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker hati misalnya kelainan yang menyebabkan penumpukan zat besi dalam hati (hemochromatosis).</span></li>
</ul>
<p><span style="color:#3366ff;">Pemeriksaan dini atau skrining kanker hati yang rutin dilakukan antara lain dengan pemeriksan Ultra Sono Grafi atau USG perut, CT Scan dan pemeriksaan darah.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Sampai saat ini pengobatan yang tepat untuk kanker hati di Indonesia masih langka, yang banyak dilakukan adalah dengan melakukan transplantasi hati dan itu hanya bisa dilakukan di luar negeri dengan biaya mahal.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Kesimpulannya, bila anda memang mempunyai faktor resiko seperti yang saya sebutkan diatas, ada baiknya anda segera ke dokter untuk melakukan skrining kanker hati. Sayangilah Hati Anda.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">google</span></p>
<h1><span style="color:#ffcc00;">10 Cara Menghindari Kanker Otak</span></h1>
<p><span style="color:#ff9900;">KANKER otak adalah penyakit berbahaya yang sangat mematikan. Selain mematikan, pengobatannya pun menelan biaya yang sangat besar. Untuk menghindari penyakit tersebut, berikut ini sejumlah langkah-langkah untuk mencegah penyakit ini:</span></p>
<ol>
<li><span style="color:#ff9900;">Kalau Anda mengalami gejala-gejala, seperti sering sakit kepala yang hilang timbul, atau tidak hilang-hilang, muntah-muntah tanpa sebab, penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata, kelemahan anggota gerak secara bertahap, berjalan limbung, gejala layaknya vertigo atau sempoyongan, maka segera lakukan pemeriksaan diri dan dianjurkan melakukan pemeriksaan MRI.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Jangan biarkan stres berat menyerang terus-menerus, sempatkan waktu beristirahat, dan lakukan refreshing yang dapat mengurangi dan menghilangkan stres Anda.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Batasi radiasi langsung yang terlalu berlebihan pada tubuh, lebih baik gunakan hansfree bila menggunakan telepon seluler dalam waktu lama.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Terapkan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang, misalnya memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayur, dan biji-bijian. Ditambah membatasi diri mengonsumsi lemak.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Kurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan dengat nitrit, maupun zat-zat kimiawi buatan lainnya.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Sudah saatnya Anda menghentikan konsumsi alkohol dan rokok.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Apalagi kalau Anda mempunyai riwayat keluarga penderita kanker otak.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Jangan mengonsumsi obat-obatan tertentu sebelum mendapat resep rujukan dokter. Kesalahan penggunaan obat dapat merangsang perkembangan sel kanker.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Lakukan olahraga secara teratur dan pada porsi yang cukup.</span></li>
<li><span style="color:#ff9900;">Mulai sekarang biasakan mengaplikasikan gaya hidup sehat. Jangan terbawa arus gaya hidup “menghanyutkan”.</span></li>
</ol>
<p><span style="color:#ff9900;">Google</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kucuybucuy.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kucuybucuy.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kucuybucuy.wordpress.com&amp;blog=7002263&amp;post=126&amp;subd=kucuybucuy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kucuybucuy.wordpress.com/2009/05/10/macam-macam-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2607d8c4004d8f37f9f8d7bd8099483?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kucuybucuy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/ser.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">serviks</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kucuybucuy.files.wordpress.com/2009/05/hati.jpg?w=141" medium="image">
			<media:title type="html">hati</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
